Hakikatnya rumah adalah tempat dimana manusia bernaung.
Rumah adalah pelindung dari kerasnya alam dan kehidupan di dunia ini.
Bagiku, tidak perlu rumah yang besar layaknya istana, tidak perlu perabotan yang mewah untuk menghiasinya. Sederhana dan rapi saja sudah cukup. Yang terpenting bagiku adalah penghuni di dalamnya yang bisa saling menghangatkan, yang bisa saling memahami, yang bisa saling melengkapi, yang bisa saling melindungi, yang bisa saling menjadi pendengar, yang bisa saling membangun dan memberikan motivasi, yang bisa saling memberikan arti dan kesan yang baik antara satu dengan yang lain.
Terkadang pulang ke rumah adalah tujuan utamaku saat lelah dan penat sudah bergumul memenuhi otak dan rasa ini.
Iya, aku ingin pulang, kadang-kadang.
Kamis, 21 November 2013
Rabu, 20 November 2013
Bahagia Tampaknya Sederhana
Sederhana itu ketika dua orang,
Satu sama lain saling mencintai.
Sederhana itu ketika dua orang,
Satu sama lain saling merindukan.
Sederhana itu ketika dua orang,
Satu sama lain mempunyai mimpi yang sama.
Yaitu bersama, selalu mengisi satu sama lain,
saling melengkapi dan saling menerima.
Ketika tidak bisa bertemu, mereka akan saling memberi kabar.
Ketika keduanya berjauhan, mereka akan saling memperhatikan.
Ketika salah satu diantara mereka bersedih, mereka akan saling menghibur.
Ketika salah satu diantara mereka goyah, mereka akan saling menyemangati.
Dan selalu saling menguatkan satu sama lain.
Selasa, 19 November 2013
Quote
"Rata-rata kadar feritin atau iron store di dalam tubuh manusia itu amat
sangat berbeda antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki itu rata-rata
seratus lebih, sedangkan perempuan itu jarang ada yang di atas lima
puluh. Padahal fungsi utama dari besi itu salah satunya adalah untuk
transmisi neurosensori dan berpikir. Barangkali di sinilah menjelaskan
perempuan lebih sering menggunakan perasaan dibandingkan akal."
- dr. Noroyono Wibowo, SpOG(K)
- dr. Noroyono Wibowo, SpOG(K)
Langganan:
Komentar (Atom)